oleh

Kunjungan Kerja di Lutim, Mentan Resmikan Operasional Vertikal Drayer

LUTIM,PENAHITAM.com – Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Luwu Timur. Tujuannya memantau langsung operasional mesin vertikal drayer atau mesin pengering gabah bantuan Kementerian Pertanian RI yang berlokasi di lahan Kelompok Tani Karya Bakti II Desa Balirejo, Kecamatan Angkona, Jumat (27/11/2020).

Kunjungan Menteri Pertanian RI di Luwu Timur ditemani Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc, Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Dr. Ir. Kasdi Subagyono, Kepala Badan Karantina Pertanian, Dir. Ir. Ali Jamil, MP. dan Perwakilan Dinas Pertanian Sulsel yang disambut Staf Ahli Pembangunan, Muharif dan Kadis Pertanian, Amrullah, Anggota DPRD, Samuel Kandati dan Irmanto Hafid, serta beberapa Kepala OPD Pemkab Luwu Timur.

Mesin Verical Drayer yang diresmikan itu berkapasitas 6 ton dengan rata-rata beroperasi 14 jam. Bantuan ini bersumber dari Kementerian Pertanian RI yang diberikan kepada Gapoktan Harapan Tani Balirejo yang dikelola Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) Desa Balirejo.

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, daerah-daerah yang memiliki potensi dan produktivitasnya tinggi harus diintervensi melalui sistem mekanisasi terutama pada sektor hilir. Dengan adanya bantuan drayer ini, ia berharap produktivitas dan kualitas produksi meningkat. Apalagi mutu dan kualitasnya juga lebih baik.

“Saya senang, lihat RMU-nya bagus, dryer bagus. Ini akan lebih efisien dan meningkatkan produktivitas,” katanya.

Kedepan, kata Syahrul, Petani di Luwu Timur diharapkan tidak lagi menjual gabah tapi sudah dalam bentuk beras. Potensi lahan pertanian di Luwu Timur sudah baik. Olehnya itu, harus didukung metode budidayanya dan gunakan varietas unggul.

Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA), Kadek Suparta mewakili Gapoktan menyampaikan terima kasih atas bantuan vertical drayer untuk masyarakat petani di Desa Balirejo.

“Jika dulu biasanya kami hanya manfaatkan lantai jemur dan sangat bergantung pada cuaca, namun dengan adanya vertical drayer ini, setiap saat bisa dimanfaatkan petani untuk mengeringkan gabah. Bahkan hasilnya juga jauh lebih baik,” tutupnya.

Pada kesempatan itu juga, Mentan juga menyerahkan bantuan berupa bibit kakao sejumlah 400 ribu batang senilai 2,97 miliar bagi 25 kelompok tani dan bantuan 1 unit pengolah hasil kakao senilai 355 juta kepada Koperasi Cahaya Sejati, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni.

(hms/hartawan)

Komentar