LSM BAKORNAS DPC Kabupaten Bogor Soroti Pembangunan Sami Sade Desa Jaya Raharja



Kabupaten Bogor, Penahitam.com – Program pemerintah kabupaten Bogor yang terkenal dengan sebutan Samisade, telah di kerjakan oleh setiap Desa yang ada di kabupaten Bogor, namun demikian ada pengerjaan proyek samisade tersebut yang di duga di kerjakan asal asalan. 

Tisar Haryadi Selaku Ketua DPC LSM BAKORNAS Kabupaten Bogor menuturkan, Saya bersama rekan saya meninjau secara langsung pekerjaan sami sade yang ada di Desa jaya Raharja kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan kami sudah menyusuan beberapa data temuan baik ketebalan hotmix maupun kualitasnya, di karenakan pekerjaan tersebut belum di periksa inspektorat, maka kami akan mengawal saat inspektorat melakukan pemeriksaan, Ujar Hisar. 
Sangat jelas bisa kita lihat secara kasat mata memang pengerjaan tersebut terkesan asal asalan, karna banyak hotmixnya sudah berlubang padahal baru sekitar hampir 3 bulan. Tetapi kami belum bisa melaporkan hal ini ke kejaksaan karna masih ada proses pemeriksaan inspektorat, kalau ada kekurangan dari pekerjaan tersebut kepala Desa tinggal pilih pengembalian atau di kerjakan kembali. 
Maka dari itu kami LSM BAKORNAS komitmen akan terus mengawal proses pemeriksaan inspektorat kabupaten bogor. Pungkas aktivis muda tersebut. (10/03/23), di sekretariat LSM BAKORNAS Kabupaten Bogor. 
Ditempat yang sama Jumedi atau yang sering disapa dengan Abo, selaku sekretaris LSM BAKORNAS DPC kabupaten Bogor, juga mengatakan Saya langsung terjun kelapangan memeriksa pekerjaan samisade di desa Jaya Raharja Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. 
Berdasarkan Investigasi kami patut diduga pekerjaannya asal asalan, masa baru jalan 3 bulan hotmix sudah banyak yang berlubang dan karna berlubang terlihat jelas ketebalan nya pun tidak sesuai standar jalan desa, karna jalan desa itu standar nya 3 senti ini mah 2 senti juga engga, makanya nanti saat inspektorat memeriksa desa tersebut kami akan hadir dan meminta hotmix nya di cor, dan TPT nya juga dibor tengah nya karna TPT itu biasa nya di akalin atas nya aja tebal tengah nya tipis, Kami akan meminta inspektorat bekerja professional.  
Kami berharap Inspektorat tidak hany formalitas saja dan hanya kasat mata saja memeriksanya tapi ketebalan nya harus sesuai dengan Spek dan RAB. Pemeriksaan yang dilakukan harus sesuai dengan prosedur dan instrumeny yang ada, Pungkas Abo. 
(LSM Bakornas DPC Kabupatenb Bogor).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *