Santri Warga Binaan Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Pemuda Tangerang Wisuda Tahfidz

0

Santri Warga Binaan Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Pemuda Tangerang Wisuda Tahfidz

Penahitam.com // Kota Tangerang – Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menyelenggarakan Wisuda Tahfidz Santri Warga Binaan Pondok Pesantren At-Taubah yang digelar di Masjid At-Taubah Lapas Pemuda Tangerang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang dilaksanakan melalui kerja sama antara Lapas Pemuda Tangerang dengan Yayasan Syakirah Ramadhan dan Yayasan Baiturrahman.

Kegiatan wisuda dihadiri oleh Kalapas Pemuda Tangerang, Yogi Suhara; Ketua Yayasan Syakirah Ramadhan, Inong Atilani; serta Ketua Yayasan Baiturrahman, H. Taufiq Akbar. Sebanyak 100 santri warga binaan dan petugas mengikuti rangkaian acara tersebut. Pada momentum ini, 15 santri resmi dikukuhkan sebagai penghafal Al-Qur’an, setelah sebelumnya menjalani proses ujian ulang yang dipimpin Kalapas dan para tamu undangan.

Pada kegiatan ini, Yayasan Baiturrahman memberikan hadiah umrah kepada santri yang berhasil menghafal 5 juz Al-Qur’an, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar para santri terus meningkatkan kualitas hafalan dan pendalaman agama selama menjalani masa pembinaan.

Dalam sambutannya, Kalapas Pemuda Tangerang, Yogi Suhara, menyampaikan apresiasi atas capaian para santri.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para santri yang hari ini diwisuda. Menghafal Al-Qur’an bukan perkara mudah. Ia membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, kesabaran, dan ketulusan. Kalian telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti belajar, dan bahwa perubahan adalah sebuah pilihan yang bisa dilakukan kapan saja, termasuk di dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

Wisuda Tahfidz ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan yang berfokus pada penguatan akhlak, karakter, dan kesiapan spiritual warga binaan dalam menghadapi proses reintegrasi sosial. Sinergi antara Lapas Pemuda Tangerang dan mitra keagamaan diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi perjalanan hidup para santri setelah menyelesaikan masa pidananya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *