Polsek Cikarang Pusat Monitoring Panen Jagung Lahan Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya
Polsek Cikarang Pusat Monitoring Panen Jagung Lahan Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya
Penahitam.com // Kabupaten Bekasi — Polres Metro Bekasi terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring proses panen jagung di lahan ketahanan pangan Polda Metro Jaya yang berlokasi di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H. bersama Bhabinkamtibmas Aipda Sutarto guna memastikan proses lanjutan panen jagung berjalan sesuai rencana meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang mendukung.
Panen jagung tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang sebelumnya dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) dan dihadiri langsung oleh Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian, Direktur Utama Bulog, serta Kepala BPS.
Pada pelaksanaan panen raya seremonial, panen dilakukan menggunakan dua unit mesin combine corn harvester dengan hasil panen seluas 1.000 meter persegi atau 0,1 hektare. Selanjutnya, panen hari kedua dan ketiga dilaksanakan secara manual oleh kelompok tani dengan total luas lahan yang dipanen mencapai 0,9 hektare, dilanjutkan dengan proses pengupasan dan pemipilan menggunakan mesin pipil jagung berkapasitas 1,5 ton per hari.
Memasuki hari kesembilan panen, cuaca hujan yang terjadi sejak hari keempat berdampak pada hasil panen yang belum maksimal. Hingga hari tersebut, lahan yang berhasil dipanen baru mencapai sekitar 1 hektare dengan estimasi hasil bersih biji jagung sekitar 6 ton per hektare.
Pada hari ke-11 panen, Sabtu (17/1/2026), proses panen kembali dilanjutkan secara manual oleh 30 orang kelompok tani dengan luas lahan yang dipanen mencapai sekitar 1,4 hektare. Proses pengupasan dan pemipilan jagung tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi cuaca di area kebun.
Selain kegiatan panen, pengolahan lahan baru juga telah mulai dilakukan sejak 10 Januari 2026. Hingga saat ini, luas lahan yang telah dibajak dan siap tanam mencapai sekitar 8.000 meter persegi sebagai bagian dari kesinambungan program ketahanan pangan.
Untuk mendukung kelancaran proses pascapanen, Kapolsek Cikarang Pusat mendirikan tenda berukuran 6 x 12 meter di lokasi kebun agar kegiatan pengupasan dan pemipilan tetap dapat berlangsung meskipun hujan turun. Sementara itu, hasil jagung pipilan disimpan sementara di Gudang PT Logam Jaya milik tokoh masyarakat setempat, Haji Zaini Sidi, sembari menunggu proses penjualan ke Bulog maupun pihak swasta.
Polres Metro Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.
(Red)
