Kepala Desa Karang Asih Pimpin Langsung Gotong Royong Bersihkan Drainase, Cegah Banjir di Jalan Kebon Kopi

0

Kepala Desa Karang Asih Pimpin Langsung Gotong Royong Bersihkan Drainase, Cegah Banjir di Jalan Kebon Kopi

Penahitam.com // Kabupaten Bekasi – Kepedulian terhadap persoalan lingkungan kembali ditunjukkan dari tingkat desa. Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam, S.H., bersama jajaran perangkat desa, pengurus RW 006 Emsyah, RW 007 Ipul, anggota Banser, serta warga setempat, turun langsung membersihkan saluran air atau drainase yang tersumbat di Jalan Cabang Kebon Kopi, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai respons atas keluhan warga terkait genangan air dan banjir yang kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Saluran air yang selama ini tersumbat lumpur, sampah rumah tangga, dan endapan tanah menyebabkan air meluap ke badan jalan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Samsu Dawam, S.H. tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga terjun langsung ke lapangan bersama warga. Ia tampak ikut mengangkat lumpur dan membersihkan drainase, menunjukkan kepemimpinan yang memberi teladan nyata.

“Masalah banjir tidak bisa hanya diselesaikan lewat rapat. Pemerintah desa harus hadir langsung di lapangan dan memberi contoh. Jika got dibiarkan mampet, dampaknya akan kembali dirasakan oleh warga,” tegas Samsu Dawam di sela-sela kegiatan.

Ketua RW 006, Emsyah, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kesadaran kolektif warga yang selama ini terdampak genangan air di lokasi tersebut.

“Setiap hujan deras, air sering naik ke jalan. Alhamdulillah hari ini semua elemen turun langsung. Ini bukti kekompakan warga dan kepedulian bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 007, Ipul, berharap kegiatan pembersihan drainase dapat dilakukan secara berkala. Ia juga mengimbau warga untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.

“Kalau got bersih dan warga sadar, insyaallah banjir bisa dicegah. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.

Keterlibatan anggota Banser Desa Karang Asih turut memperkuat sinergi lintas elemen dalam kegiatan sosial tersebut. Mereka membantu proses pengangkatan lumpur dan sampah dari saluran air, memastikan aliran kembali lancar dan fungsi drainase dapat berjalan optimal.

Apa yang dilakukan Pemerintah Desa Karang Asih menunjukkan bahwa upaya pencegahan banjir tidak selalu harus menunggu proyek besar. Kehadiran pemimpin di lapangan, peran aktif perangkat desa, serta kekompakan warga menjadi fondasi utama dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.

Meski demikian, semangat gotong royong ini tidak boleh menjadi alasan abainya tanggung jawab pemerintah di level yang lebih tinggi. Pemerintah daerah dan dinas terkait tetap memiliki kewajiban untuk memastikan perawatan drainase dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, terutama di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Desa Karang Asih memberi pesan jelas: ketika pemimpin turun ke got bersama rakyat, kepercayaan publik tumbuh—dan banjir bisa dicegah sebelum datang.

(Rbn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *