Antrean Kontainer Bilup dan Tronton Bikin Bekasi Macet Lumpuh Total, Saat Administrasi KIR di Dishub
Antrean Kontainer Bilup dan Tronton Bikin Bekasi Macet Lumpuh Total, Saat Administrasi KIR di Dishub
Penahitam.com // Kabupaten Bekasi – Kemacetan parah melumpuhkan sejumlah ruas jalan utama sentral Kabupaten Bekasi pada Senin (9/2/2026) pagi. Antrean panjang mobil kontainer yang melakukan perpanjangan KIR di Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi menyebabkan arus lalu lintas tersendat total di Jalan Industri Pasir Gombong hingga Traffic Light SGC, Jalan Raya RE Martadinata, dan Jalan Pantura Urip Sumoharjo.
Kemacetan parah terjadi sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB dijam sibuk beraktifitas masyarakat hingga menjelang siang sekitar pukul 11.00 WIB. Situasi kemacetan semakin diperparah dengan turunnya hujan cukup deras pada pagi hari, yang membuat kondisi memperlambat laju kendaraan.
Sejumlah pengendara mengeluhkan kemacetan tersebut karena berdampak langsung pada aktivitas kerja. Salah seorang warga, Andi (35), karyawan swasta disalah satu perusahaan, mengaku terlambat masuk kerja akibat terjebak macet.
“Saya berangkat kerja lebih pagi dari biasanya, tapi tetap terjebak macet hampir dua jam. Itu juga diarahkan sama Pak Polisi supaya cari jalan tikus, kejadian ini sering banget terjadi kalau ada mobil pada kontainer pada perpanjangan KIR. Akibatnya saya terlambat dan kena tegur di tempat kerja,” keluhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan pengendara lain yang menilai kurangnya infrastruktur fasilitas parkir yang memadai menjadi penyebab utama kemacetan.
“Truk-truk parkir di pinggir jalan karena tidak ada lahan parkir yang didalem Dishub sedah penuh sama mobil gede semua. Akibatnya pada parkir di pingir jalan jadi jalan udah sempit dan bikin macet parah. Ini sangat merugikan masyarakat,” ujar Rudi, pengendara sepeda motor.
Untuk mengurai kemacetan, Kanit Lantas Polsek Cikarang Utara, AKP Carmin, SH, turun langsung melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas pengalihan arus kendaraan.
“walaupun hujan deras, kemarin kami tetap lakukan pengaturan dan pengalihan arus di beberapa titik. Pengendara kami arahkan untuk memutar balik dan mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan,” ujar AKP Carmin saat dikonfirmasi di Polsek Cikarang Utara, Selasa (10/2/2026).
Ia juga mengakui bahwa penumpukan kendaraan kontainer menjadi salah satu faktor utama terjadinya kemacetan panjang.
“Volume kendaraan kontainer dan mobil truck bilaup yang melakukan perpanjangan KIR cukup banyak, sementara kapasitas parkirpun terbatas. Hal ini menyebabkan banyak kendaraan berhenti parkir di badan jalan,” tambahnya.
Masyarakat pun mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi agar segera mengambil langkah tegas. Warga secara khusus meminta Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja, untuk turun langsung menangani persoalan yang dinilai kerap berulang tersebut.
Warga berharap Pemkab Bekasi dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan perpanjangan KIR, termasuk penambahan lahan parkir dan pengaturan jadwal kendaraan, agar kemacetan serupa tidak terus terulang dan merugikan banyak masyarakat luas.
(Red)
