Capaian Kinerja Selama 2025 dari Tiga Badan Usaha Milik Pemkab Bekasi Dipertanyakan
Capaian Kinerja Selama 2025 dari Tiga Badan Usaha Milik Pemkab Bekasi Dipertanyakan
Penahitam.com // CIKARANG – Ketua Bidang Investigasi Pengurus Daerah Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PD KAMI) Kabupaten Bekasi, Jumat (26/12/2025), Erpin membeberkan, tiga BUMD milik Pemkab Bekasi diduga tidak transparan sepanjang tahun anggaran 2025. Kuasa Pemilik Modal (KPM) dalam hal ini, Plt Bupati Bekasi sudah sepantasnya tegas terhadap para Direksi di perusahaan tersebut.
“Mendekati akhir tahun 2025 tidak ada satupun dari tiga badan usaha punya Pemkab Bekasi yang melakukan ekspose ke wartawan agar disiarkan ke publik. Anehnya, saya juga menduga tidak ada ketegasan dari Plt Bupati Bekasi terhadap para Direksinya supaya mengedepankan transparansi,” tegasnya.
Erpin juga mengatakan bahwa ketiga perusahaan BUMD tersebut diduga kurang transparan terkait target dan capaianya selama tahun 2025.
“Itulah mengapa KAMI Kabupaten Bekasi menduga para Direksi dari ketiga perusahaan plat merah ini tidak transparan ke publik apalagi ke para pelanggan mereka terkait target dan capaianya hingga saat ini karena belum adanya informasi yang dituangkan ke publik khususnya masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.
Masih kata ketua Bidang Investigasi PD KAMI, sebagaimana perusahaan milik daerah sebaiknya menggelar ekspos capaian kinerjanya sebagai bentuk transparansi penggunaan uang negara juga pada masyarakat terlebih pelanggan.
“Saya berharap secepatnya dituangkan ke Publik agar tidak adanya rasa kecurigaan di masyarakat, sebab perusahaan tersebut berdiri dan berjalan dengan menggunakan anggaran Pemkab Bekasi,” tegasnya.
Erpin juga meminta agar ketiga perusahaan tersebut bisa menjabarkan atau membeberkan target di tahun 2026 mendatang dan pastinya agar bisa melakukan evaluasi terkait capaian nya pada tahun 2025.
“Kalau sudah dibeberkan, kan bisa ketahuan hasil di tahun2025, sehingga bisa menjabarkan evaluasi apakah mengalami keuntungan atau kerugian dan sehingga bisa menargetkan pada tahun 2026. Jadi capaian kinerja bukan sekedar pamer TJSL yang dijelaskan ke publik atau bantuan-bantuan lainya. Tapi lebih kepada upaya meningkatkan pendapatan perusahaan selama satu tahun ini. Apa yang sudah diberikan pada PAD Pemkab Bekasi,” jelasnya.
“Saya berharap agar secepatnya dilaksanakan dan intinya agar masyarakat mengetahui terkait keberlangsungan ketiga perusahaan BUMD tersebut,” tutup Erpin.
(Red)
