FSPMI Geruduk Munas SPEE di Hotel Java Palace Jababeka

0

0-3840x2160-0-0#

FSPMI Geruduk Munas SPEE di Hotel Java Palace Jababeka

Kabupaten Bekasi — Ratusan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mendatangi lokasi pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (SPEE) yang digelar di Hotel Java Palace, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (6/3/2026).

Kedatangan massa FSPMI tersebut bertujuan untuk memprotes sekaligus membubarkan kegiatan Munas SPEE yang dinilai tidak sah. Massa yang datang secara berkelompok melakukan aksi di depan area hotel sambil menyampaikan penolakan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

‎Dalam aksinya, massa menyatakan bahwa kongres resmi FSPMI telah dilaksanakan sebelumnya pada 8–10 Februari 2026 di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta. Oleh karena itu, mereka menilai kegiatan Munas yang digelar pada 6 Maret 2026 di kawasan Jababeka tersebut tidak memiliki legitimasi organisasi.

Salah satu anggota FSPMI, Agus, mengatakan bahwa pihaknya menilai kegiatan Munas tersebut tidak sesuai dengan mekanisme organisasi yang telah disepakati sebelumnya.

“Kami datang ke sini untuk menyampaikan keberatan. Kongres resmi sudah dilaksanakan pada Februari lalu di Ancol. Jika sekarang ada Munas lain, tentu kami mempertanyakan legalitasnya karena tidak melalui mekanisme organisasi yang benar,” ujar Agus di lokasi aksi.

‎Aksi protes yang berlangsung di depan hotel sempat memicu ketegangan antara massa aksi dan pihak yang menghadiri kegiatan Munas. Massa menyuarakan tuntutan agar kegiatan tersebut segera dihentikan karena dianggap tidak sesuai dengan aturan organisasi.

‎Aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung melakukan pengamanan guna mencegah terjadinya kericuhan. Petugas tampak berjaga di sekitar area hotel serta berupaya menenangkan massa dan melakukan mediasi antara pihak penyelenggara kegiatan dengan perwakilan massa aksi.

Sejumlah personel kepolisian juga melakukan pengaturan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun tamu hotel.

‎Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi Munas berangsur kondusif setelah aparat keamanan melakukan pengamanan dan pengaturan massa di area sekitar hotel.

‎Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan dinamika internal organisasi serikat pekerja terkait pelaksanaan kongres dan kepengurusan di tingkat nasional.

(Jonta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *