Pasca Banjir, Pemdes Karang Asih Gelar Kerja Bakti Massal dan Cari Solusi Pembuangan Sampah
Pasca Banjir, Pemdes Karang Asih Gelar Kerja Bakti Massal dan Cari Solusi Pembuangan Sampah
Penahitam.com // Kabupaten Bekasi – Pasca banjir yang melanda wilayah Desa Karang Asih beberapa waktu lalu, Pemerintah Desa Karang Asih bersama warga menggelar kegiatan kerja bakti massal pada Senin (26/01/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam, dan melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, serta masyarakat setempat.
Kerja bakti tersebut dilakukan sebagai upaya pemulihan lingkungan pasca banjir sekaligus menjaga kesehatan dan kenyamanan warga. Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan menyebabkan lumpur, sampah, serta sisa material banjir menumpuk di sejumlah titik, mulai dari permukiman warga, fasilitas umum, hingga saluran drainase.
Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah desa bergerak cepat dengan menginisiasi kegiatan bersih-bersih lingkungan secara gotong royong. Warga tampak antusias turun langsung membersihkan jalan, selokan, serta area sekitar rumah yang terdampak banjir.
Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam, mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Pasca banjir, lingkungan harus segera dibersihkan agar tidak menimbulkan penyakit dan permasalahan baru. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong, karena kebersihan dan keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain kegiatan bersih-bersih, Pemerintah Desa Karang Asih juga menggelar musyawarah singkat bersama perangkat desa dan perwakilan warga untuk membahas solusi terkait pembuangan akhir sampah dan material sisa banjir. Selama ini, keterbatasan lokasi pembuangan akhir menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan pasca banjir.
Menurut Samsu Dawam, pihaknya tengah mengkaji sejumlah alternatif lokasi pembuangan akhir yang aman dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. Pemerintah desa juga berencana menjalin koordinasi dengan pihak kecamatan serta dinas terkait guna mencari solusi jangka panjang.
“Kami sedang mengkaji beberapa opsi, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak terkait agar penanganan sampah pasca banjir dapat dilakukan secara baik, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Warga Desa Karang Asih menyambut baik langkah cepat yang dilakukan pemerintah desa. Salah seorang warga setempat mengaku apresiatif atas keterlibatan langsung aparatur desa dalam penanganan pasca banjir.
“Kami senang pemerintah desa turun langsung bersama warga. Harapannya ke depan ada solusi permanen, supaya jika banjir terjadi lagi, penanganannya bisa lebih cepat dan tertata,” ungkapnya.
Melalui kegiatan kerja bakti dan upaya pencarian solusi pembuangan akhir tersebut, Pemerintah Desa Karang Asih berharap kondisi lingkungan dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, nyaman, dan sehat. Pemerintah desa juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan agar dampak banjir tidak semakin parah di masa mendatang.
( Rbn )
