Polsek Kedung Waringin Intensifkan OKJ Pasca tahun baru 2026.

0

Polsek Kedung Waringin Intensifkan OKJ Pasca tahun baru 2026.

Penahitam.com // Kabupaten bekasi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Pasca tahun baru 2026, Jajaran Polsek Kedung Waringin Polres Metro Bekasi intensifkan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) pada Sabtu malam Minggu menjelang dini hari, (03/01/2026). 23:15 WIB

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedung Waringin AKP Muhammad Trisno S.H., M.M tersebut dilaksanakan sekitar pukul 23.15 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Raya Bojong sari No:51 desa Bojong sari kecamatan Kedung Waringin kabupaten bekasi

Saat pelaksanaan Operasi kejahatan jalanan, Kapolsek AKP Muhammad Trisno di dampingi padal Ipda Janson marbun serta sembilan personel piket fungsi.
Total kekuatan 11 personel.

Operasi difokuskan pada pemeriksaan selektif terhadap kendaraan dan orang yang di anggap mencurigakan. mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), tawuran serta gangguan kamtibmas lainnya yang kerap terjadi pada jam rawan.

Dalam pelaksanaannya, Kapolsek serta para personelnya melakukan pemeriksaan badan dan kendaraan terhadap para pengguna jalan yang melintas. Sasaran utama operasi meliputi kepemilikan senjata tajam, narkoba atau obat-obatan terlarang, serta individu yang berpotensi melakukan tindak pidana.

Dari hasil pemeriksaan, petugas memeriksa 5 orang pengendara sepeda motor yang tidak mematuhi peraturan lalulintas saat berkendara.
Namun, tidak ditemukan senjata tajam maupun narkoba.
Polisi mengamankan 2 unit kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat dan setelah dapat menunjukkan bukti kepemilikannya (STNK), Maka di serahkan kembali.

Kapolsek Kedung Waringin polres metro bekasi AKP Muhammad Trisno SH MM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman, khususnya pada malam hingga dini hari.

“Operasi Kejahatan Jalanan ini rutin kami laksanakan sebagai langkah pencegahan dan penindakan terhadap potensi gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi operasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

(Andri Sudrajat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *