Polsek Cikarang Timur Sambangi Sekolah, Tekan Kenakalan Remaja dan Antisipasi Provokasi May Day

0

Polsek Cikarang Timur Sambangi Sekolah, Tekan Kenakalan Remaja dan Antisipasi Provokasi May Day

Kabupaten Bekasi — Jajaran Polsek Cikarang Timur menggelar kegiatan Police Goes to School secara serentak di dua sekolah menengah, yakni SMK Bina Mitra dan SMAN 1 Cikarang Timur pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah preventif kepolisian dalam menekan potensi kenakalan remaja sekaligus mengantisipasi provokasi menjelang peringatan Hari Buruh Internasional.

Di SMK Bina Mitra, Kanit Binmas AKP Odo Supaendi memberikan penyuluhan kepada sekitar 180 siswa. Materi yang disampaikan meliputi bahaya perundungan (bullying), tawuran pelajar, hingga penyalahgunaan narkoba yang kerap menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Sementara itu, di SMAN 1 Cikarang Timur, Waka Polsek AKP M. Jamaludin bersama Sat Samapta Polres Metro Bekasi memimpin sosialisasi serupa. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dan institusi pendidikan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Desa Jatireja dan Desa Jatibaru.

‎Fokus utama dari rangkaian kegiatan ini adalah memberikan edukasi preventif agar para pelajar tidak mudah terpengaruh provokasi negatif, terutama menjelang peringatan May Day. Pihak kepolisian secara tegas mengimbau siswa untuk tidak terlibat dalam aksi massa atau turun ke jalan mengikuti ajakan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, para pelajar juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, guna menghindari penyebaran hoaks maupun konten provokatif yang dapat memicu tindakan anarkis serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎Melalui kegiatan pembinaan ini, kepolisian berharap para siswa dapat lebih fokus pada prestasi akademik serta menjaga nama baik sekolah. Nilai-nilai integritas, rasa hormat kepada guru, dan ketaatan beragama turut ditekankan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

‎Dengan menjauhi aktivitas berisiko dan memanfaatkan waktu libur untuk kegiatan positif bersama keluarga, para pelajar diharapkan mampu menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, serta terhindar dari konflik hukum yang dapat merusak masa depan mereka.

(Jonta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *