Polres Metro Bekasi Gelar Apel Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026, Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak
Polres Metro Bekasi Gelar Apel Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026, Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak
KABUPATEN BEKASI – Polres Metro Bekasi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Wibawa Mukti Jaya 2026 di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Jumat (24/7/2026). Apel tersebut menjadi tanda dimulainya operasi pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di wilayah Kabupaten Bekasi.
Apel dipimpin oleh Plh. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono, S.I.K., M.M., dan dihadiri Kajari Kabupaten Bekasi, unsur Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, para camat se-Kabupaten Bekasi, jajaran Kapolsek, pejabat utama Polres Metro Bekasi, personel Satbrimob Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas), serta komunitas pengemudi ojek online.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono mengatakan Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 dilaksanakan sebagai upaya pengamanan seluruh tahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi.
”Operasi ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Desa Serentak di wilayah Kabupaten Bekasi tahun 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pilkades Serentak tahun ini akan berlangsung di 154 desa dari total 187 desa yang ada di Kabupaten Bekasi.
Untuk menjamin keamanan selama seluruh rangkaian pesta demokrasi tingkat desa tersebut, Polres Metro Bekasi mengerahkan 4.222 personel gabungan. Kekuatan tersebut terdiri atas 700 personel Polsek jajaran, 400 personel Polres Metro Bekasi, serta 3.122 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Metro Jaya.
”Seluruh personel tersebut akan kita libatkan dalam pengamanan Pilkades Serentak agar seluruh tahapan dapat berjalan aman dan kondusif,” katanya.
Plh. Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya warga di 154 desa yang akan melaksanakan Pilkades, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya mengganggu jalannya Pilkades maupun memecah belah persatuan warga.
”Kita jaga rumah kita, jangan sampai kita terprovokasi dan jangan sampai mau diadu domba oleh orang-orang yang ingin membuat kacau pesta demokrasi ini,” tegasnya.
Selain itu, Kombes Pol. Ikhlas mengimbau masyarakat menggunakan hak pilih secara bijak dengan memilih calon kepala desa yang dinilai mampu membawa kemajuan bagi desanya.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, calon terpilih diminta tetap merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.
”Menang kalah itu biasa dalam demokrasi. Yang menang jangan sombong, tetapi tetap merangkul seluruh masyarakat, baik yang memilih maupun yang tidak memilih, agar bersama-sama membangun desa,” ucapnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap informasi yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkades kepada Polsek setempat, Polres Metro Bekasi, atau melalui layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.
Plh. Kapolres berharap seluruh rangkaian Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi dapat berlangsung aman, damai, lancar, dan menghasilkan kepala desa terbaik yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat di masing-masing desa. (Jonta)
