TMMD Ke-129 Tanam Pohon Bersama Warga, Bangun Kesadaran Menjaga Ekosistem Sejak dari Desa
TMMD Ke-129 Tanam Pohon Bersama Warga, Bangun Kesadaran Menjaga Ekosistem Sejak dari Desa
Kabupaten Bekasi – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi. Melalui kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat dan aparatur Desa Wibawamulya, Kamis (30/7/2026), Satgas TMMD mengajak warga membangun kesadaran kolektif untuk menjaga ekosistem dan mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Wibawamulya, Firman Rully Zaelani, personel Satgas TMMD, perangkat desa, serta masyarakat yang secara bergotong royong menanam bibit pohon di sejumlah titik.
Penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan tutupan hijau, menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, serta membantu mempertahankan daya resap air di tengah perubahan iklim dan musim kemarau yang semakin panjang.
Kepala Desa Wibawamulya, Firman Rully Zaelani, mengapresiasi sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
“Pohon yang kita tanam hari ini bukan hanya untuk dinikmati sekarang, tetapi menjadi investasi lingkungan bagi anak cucu kita. Menjaga alam adalah tanggung jawab bersama, dan harus dimulai dari lingkungan desa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diingatkan bahwa kerusakan lingkungan dapat dicegah melalui tindakan sederhana, seperti menanam pohon, menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak alam.
Satgas TMMD berharap gerakan menanam pohon tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dilakukan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Program TMMD Ke-129 membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui upaya membangun kesadaran masyarakat untuk melestarikan lingkungan. Sebab, desa yang maju tidak hanya memiliki jalan yang baik, tetapi juga memiliki alam yang lestari, udara yang bersih, sumber air yang terjaga, dan masyarakat yang peduli terhadap ekosistem.
Melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, penanaman pohon menjadi simbol bahwa pembangunan dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan demi menciptakan desa yang hijau, sehat, dan berkelanjutan. (Red)
