Antisipasi Debu Vulkanik Gunung Krakatau, Polres Metro Bekasi Gelar Aksi Bagi Masker untuk Pengguna Jalan
Antisipasi Debu Vulkanik Gunung Krakatau, Polres Metro Bekasi Gelar Aksi Bagi Masker untuk Pengguna Jalan
Penahitam.com // KABUPATEN BEKASI – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi melalui Polsek Kedung Waringin menggelar aksi tanggap darurat dengan membagikan masker secara gratis kepada warga dan pengguna jalan pada Senin (7/9/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi dini terhadap paparan debu vulkanik akibat aktivitas Gunung Krakatau yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan warga.
Kegiatan sosial tersebut dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dipusatkan di depan Markas Komando (Mako) Polsek Kedung Waringin yang berlokasi di Jalan Raya Bojongsari No. 51, Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi.
Aksi turun ke jalan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedung Waringin, AKP Muhamad Trisno, S.H., M.M. Sebanyak 16 personel kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk membagikan masker kepada para pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki yang melintas di area tersebut.
Plh. Kapolres Metropolitan Bekasi, KBP Ikhlas Putro Wasono, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian institusi Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan kesehatan.
“Pemberian masker ini adalah bukti bahwa Polri peduli terhadap masyarakat maupun lingkungan. Tujuannya jelas, yakni agar warga terhindar dari bahaya paparan debu vulkanik yang dapat mengakibatkan penyakit pernapasan maupun iritasi,” tegas keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Selain membagikan masker, petugas di lapangan juga turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, serta selalu menggunakan pelindung diri seperti masker dan kacamata saat berkendara di tengah ancaman debu vulkanik.
Melalui kegiatan ini, jajaran Polres Metro Bekasi berharap masyarakat tetap tenang, waspada, dan senantiasa menjaga kesehatan serta keselamatan selama masa antisipasi dampak abu vulkanik Gunung Krakatau. (Red)
