Cikarang Timur Kondusif, Polisi Kawal Pengundian Nomor Urut dan Deklarasi Damai Pilkades di Enam Desa
Cikarang Timur Kondusif, Polisi Kawal Pengundian Nomor Urut dan Deklarasi Damai Pilkades di Enam Desa
Penahitam.com // KABUPATEN BEKASI – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di wilayah Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, berlangsung aman dan kondusif. Kepolisian mengawal ketat proses pengundian nomor urut calon kepala desa sekaligus deklarasi damai yang digelar di enam desa, Rabu (9/9/2026).
Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Perida Apriani Sesira, S.I.K., M.H., memimpin langsung pelayanan pengamanan rangkaian kegiatan tersebut. Enam desa yang melaksanakan tahapan pengundian nomor urut dan deklarasi damai yakni Desa Jatireja, Jatibaru, Karangsari, Labansari, Cipayung, dan Hegarmanah.
Pengamanan melibatkan personel gabungan Polsek Cikarang Timur bersama unsur TNI melalui Operasi Wibawa Mukti 2026. Kehadiran aparat ditujukan untuk memastikan seluruh rangkaian tahapan Pilkades berjalan tertib, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah tingginya antusiasme warga dan simpatisan calon.
Sejak kegiatan berlangsung pada pagi hingga siang hari, situasi di masing-masing lokasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ratusan warga dan simpatisan turut hadir mengawal proses pengundian nomor urut para calon.
Setelah mendapatkan nomor urut, seluruh calon kepala desa kemudian mengikuti Deklarasi Pilkades Damai. Para kandidat mengikrarkan sekaligus menandatangani komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan menciptakan suasana demokrasi yang sejuk selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.
Berdasarkan ketetapan panitia, para calon kepala desa selanjutnya akan memasuki masa kampanye selama lima hari, mulai 12 hingga 16 September 2026. Kampanye dijadwalkan berlangsung pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Kepolisian mengingatkan agar tahapan kampanye tidak menjadi ruang bagi munculnya gesekan antarpeserta maupun pendukung. Para calon dan tim pemenangan diminta mengedepankan etika politik serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
Masyarakat dan seluruh simpatisan juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Perbedaan pilihan politik, kata kepolisian, merupakan bagian dari proses demokrasi dan tidak boleh mengganggu persatuan warga.
Dengan pengamanan yang dilakukan sejak tahapan pengundian nomor urut hingga deklarasi damai, aparat berharap pelaksanaan Pilkades serentak di wilayah Cikarang Timur dapat terus berjalan aman hingga seluruh tahapan selesai.
“Berbeda pilihan tetap bersaudara. Mari bersama-sama menjaga Cikarang Timur tetap aman, tertib, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades 2026,” menjadi semangat yang dikedepankan dalam pengamanan tahapan demokrasi tingkat desa tersebut. (Jonta)
