Pilkades Waluya Tetapkan Nomor Urut Calon, Iin Solihin Nomor 1 dan Diki Abdilah Nomor 2
Pilkades Waluya Tetapkan Nomor Urut Calon, Iin Solihin Nomor 1 dan Diki Abdilah Nomor 2
Penahitam.com // KABUPATEN BEKASI – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Waluya menggelar pengundian dan pengambilan nomor urut calon Kepala Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Waluya tersebut dihadiri Kepala Desa Waluya Dedi Cahyadi, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia Pilkades beserta jajaran, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kader dan pendukung masing-masing calon.
Dalam tahapan tersebut, panitia menetapkan dua kandidat yang akan mengikuti kontestasi Pilkades Waluya 2026. Selanjutnya, kedua calon mengikuti proses pengundian untuk menentukan nomor urut.
Hasil pengundian menetapkan Iin Solihin, S.E. sebagai calon nomor urut 1, sedangkan Diki Abdilah, S.Kom. mendapatkan nomor urut 2.
Ketua Panitia Pilkades Waluya, Lili, mengatakan seluruh tahapan yang dilaksanakan panitia mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Ia juga mengajak seluruh calon, tim pemenangan, pendukung, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung.
Menurut Lili, perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi di tingkat desa. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan persaudaraan serta kepentingan masyarakat di atas kepentingan politik masing-masing.
Sementara itu, Kepala Desa Waluya, Dedi Cahyadi, mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan meskipun memiliki pilihan calon yang berbeda.
Dedi berharap pelaksanaan Pilkades Waluya dapat berjalan aman, tertib, demokratis, serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar menjadi harapan masyarakat.
Dengan ditetapkannya dua calon kepala desa beserta nomor urut masing-masing, tahapan Pilkades Waluya 2026 kini memasuki fase berikutnya. Para calon, tim pemenangan, dan seluruh pendukung diharapkan dapat menjalankan proses demokrasi secara sehat, menjunjung etika politik, menjaga persatuan, serta turut menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
(AJ)
