Bukan Sekadar Dukungan, Arus Warga Poncol Mulai Bergerak ke Saifullah Nomor 2‎

0

Bukan Sekadar Dukungan, Arus Warga Poncol Mulai Bergerak ke Saifullah Nomor 2

Penahitam.com // KABUPATEN BEKASI – Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, semakin dinamis. Dukungan terhadap calon Kepala Desa nomor urut 2, Saifullah bin H. Umang, mulai terlihat dari sejumlah warga di kawasan Poncol, khususnya RT 05 dan RT 06. Sabtu Malam (12/09/2026)

‎Dukungan tersebut disebut datang dari berbagai elemen masyarakat. Mereka menyatakan pilihan kepada Saifullah karena menilai sosok tersebut memiliki kedekatan dengan masyarakat serta dinilai mampu membawa aspirasi warga dalam pemerintahan desa.

Tokoh pemuda Poncol, Haji Heru, mengatakan dukungan yang muncul merupakan bagian dari pilihan masyarakat yang menginginkan pemimpin desa yang dekat dengan warga dan mau mendengar persoalan di lapangan.

‎“Kami melihat Saifullah sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Dukungan ini kami berikan karena ada harapan agar ke depan Desa Pasirsari semakin maju dan kepentingan masyarakat lebih diperhatikan,” ucap Haji Heru.

Menurutnya, masyarakat Poncol tidak ingin momentum Pilkades justru menimbulkan perpecahan. Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati.

‎“Boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai memutus silaturahmi. Siapa pun yang terpilih nanti, kita semua tetap warga Pasirsari dan harus bersama-sama membangun desa,” tegasnya.

Haji Heru juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi selama tahapan Pilkades berlangsung. Ia berharap seluruh pendukung calon dapat menjaga suasana tetap aman, tertib dan kondusif hingga hari pemungutan suara.

Arus dukungan dari Poncol menambah dinamika persaingan Pilkades Pasirsari. Saifullah dengan nomor urut 2 kini mendapat perhatian dari sejumlah kelompok masyarakat yang mulai menyatakan sikap politiknya.

‎Pilkades Pasirsari pun kini memasuki fase yang semakin menentukan. Bagi para calon, dukungan masyarakat menjadi modal politik. Namun bagi warga, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menentukan pemimpin yang dianggap paling mampu membawa Pasirsari menuju cita-cita “bangkit, maju dan sejahtera.” (Jonta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *