Nama Ahmad Dedi Terlanjur Dilabeli “Decong”, Sidang Ungkap Itu Bukan Panggilannya
Nama Ahmad Dedi Terlanjur Dilabeli “Decong”, Sidang Ungkap Itu Bukan Panggilannya
Jakarta, 19 September 2026 — Julukan “Dedi Congor” atau “Decong” telanjur melekat pada Ahmad Dedi dalam sejumlah pemberitaan. Namun, persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (18/9), menghadirkan konteks lain mengenai sebutan tersebut.
Di hadapan persidangan, Ahmad Dedi menegaskan bahwa keluarga maupun teman-temannya tidak pernah memanggil dirinya “Decong”.
Jaksa memang menunjukkan bahwa nomor telepon Ahmad Dedi tersimpan dengan nama “Decong” pada kontak milik pihak lain. Namun, menurut Dedi, orang tersebut tidak pernah memanggilnya demikian secara langsung.
“Berarti yang kasih nama kurang ajar, Pak,” ujar Dedi di persidangan.
Ia bahkan menyampaikan keberatannya secara terbuka.
“Kalau dia gentleman, panggil saya Decong di depan saya,” katanya.
Keterangan tersebut memberi konteks penting terhadap julukan yang selama ini telanjur diasosiasikan dengan Ahmad Dedi. Nama yang disimpan seseorang dalam daftar kontak tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa sebutan tersebut merupakan nama panggilan yang digunakan atau diterima oleh pemilik nomor.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, Ahmad Dedi berharap dirinya tetap ditempatkan secara proporsional sebagai individu dengan identitas dan nama yang sebenarnya, bukan semata-mata melalui julukan yang diberikan pihak lain.
Substansi perkara tetap harus diuji berdasarkan fakta dan alat bukti di persidangan. Demikian pula penggunaan julukan seyogianya tidak mengaburkan fakta maupun membentuk penilaian terhadap seseorang sebelum proses hukum selesai. (Red)
