KKN UPB Desa Cipayung Resmi Ditutup, Mahasiswa Dorong Keberlanjutan Program untuk Masyarakat
KKN UPB Desa Cipayung Resmi Ditutup, Mahasiswa Dorong Keberlanjutan Program untuk Masyarakat
CIKARANG TIMUR – Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) Tahun 2026 di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, resmi berakhir. Penutupan kegiatan berlangsung pada Minggu (23/8/2026) di Aula Desa Cipayung, mulai sekitar pukul 14.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan penutupan dihadiri Sekretaris Desa Cipayung Hj. Entin, Babinsa Desa Cipayung Supriono, para kepala dusun, ketua RW dan RT, ibu-ibu PKK Desa Cipayung, mahasiswa peserta KKN, serta sejumlah unsur masyarakat. Pelaksanaan KKN juga mendapat pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UPB, Dr. Tri Mulyani Kartini, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Cipayung Hj. Entin menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran mahasiswa KKN UPB yang selama lebih dari satu bulan telah berbaur dengan masyarakat sekaligus menjalankan berbagai program pengabdian di desa.
“Kami bersyukur dan bangga dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UPB di Desa Cipayung. Semoga apa yang sudah diaplikasikan dan diberikan kepada masyarakat dapat memberikan manfaat serta bisa dilanjutkan oleh warga,” ujar Hj. Entin.
Ia berharap berbagai program yang telah dijalankan mahasiswa, baik di bidang kesehatan, UMKM, pariwisata, pendidikan maupun bidang lainnya, tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan Desa Cipayung.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting agar berbagai manfaat dan pengetahuan yang telah diberikan selama pelaksanaan KKN dapat terus dirasakan oleh masyarakat.
“Jangan sampai setelah KKN selesai, program-program yang sudah dibuat tidak diteruskan dan dirawat. Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan bisa berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cipayung,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN Desa Cipayung, R. Elon Sidauruk, mengatakan bahwa kegiatan penutupan dilaksanakan secara sederhana, tetapi memiliki makna penting bagi seluruh mahasiswa yang telah mengikuti rangkaian KKN.
Menurut Elon, kebersamaan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran berbagai program selama pelaksanaan KKN.
“Acara ini cukup sederhana, tetapi sangat bermakna. Selama pelaksanaan KKN, kita bisa melihat bagaimana semua peserta berbaur, membangun kebersamaan dan rasa kekeluargaan,” kata Elon.
Ia mengungkapkan, selama menjalankan program KKN lebih dari satu bulan, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan dan persoalan yang tidak selalu dapat diprediksi. Namun, komunikasi, kerja sama, serta semangat untuk saling memberikan solusi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai hambatan tersebut.
“Banyak hambatan dan problema yang kita hadapi selama KKN, tetapi dengan kebersamaan, komunikasi dan solusi dari teman-teman, semuanya bisa kita lalui bersama hingga kegiatan berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Elon juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Desa Cipayung, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan KKN.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan kegiatan terdapat kekhilafan maupun kesalahan, baik dalam komunikasi maupun pelaksanaan program.
“Terima kasih atas kebersamaan kita selama ini. Tentu selama menjalankan kegiatan ada kekhilafan dan kesalahan, baik dalam komunikasi maupun pelaksanaan. Untuk itu, kami memohon maaf dan berharap silaturahmi yang sudah terjalin tetap terus terjaga,” tuturnya.
Salah satu rangkaian penting dalam acara penutupan adalah pemaparan hasil kegiatan dari masing-masing divisi mahasiswa KKN. Setiap divisi menyampaikan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di Desa Cipayung.
Pemaparan dilakukan menggunakan slide yang ditampilkan melalui monitor di hadapan perangkat desa dan para tamu undangan. Dokumentasi kegiatan serta hasil pelaksanaan program turut ditampilkan sebagai bagian dari laporan mahasiswa.
Penyampaian tersebut menjadi bentuk evaluasi sekaligus pertanggungjawaban mahasiswa terhadap berbagai program yang telah mereka jalankan selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.
Program-program yang dipaparkan mencerminkan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat, sekaligus menjadi upaya untuk memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang ada di Desa Cipayung.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UPB resmi menyelesaikan rangkaian pengabdian di Desa Cipayung. Meski masa pelaksanaan KKN telah berakhir, sinergi yang telah terbangun antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan tetap terjaga.
Berbagai program dan gagasan yang telah dihasilkan selama KKN juga diharapkan dapat terus dikembangkan dan dilanjutkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan dan kemandirian Desa Cipayung. ( Rbn / Red )
