Cakades Pasirsari Saifullah Imbau Pendukung Jaga Kondusivitas Saat Kawal Pengambilan Nomor Urut

0

Cakades Pasirsari Saifullah Imbau Pendukung Jaga Kondusivitas Saat Kawal Pengambilan Nomor Urut

‎Penahitam.com // KABUPATEN BEKASI – Bakal Calon Kepala Desa Pasirsari, Saifullah, mengimbau seluruh pendukung dan simpatisannya untuk tetap menjaga keamanan dan kondusivitas saat mengawal proses pengambilan nomor urut calon Kepala Desa Pasirsari yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026.

‎Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga situasi tetap aman dan tertib selama berlangsungnya salah satu tahapan penting dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pasirsari tahun 2026.

‎Saifullah meminta seluruh pendukungnya untuk tidak mudah terpancing provokasi maupun melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu jalannya tahapan demokrasi di tingkat desa tersebut.

Menurutnya, proses pengambilan nomor urut merupakan bagian dari tahapan Pilkades yang harus dikawal dengan sikap dewasa, tertib, dan penuh tanggung jawab.

‎“Yang paling penting kita jaga kondusivitas. Mari kita kawal proses ini dengan tertib dan jangan sampai ada tindakan yang justru merugikan kita semua,” pesan Saifullah kepada para pendukungnya. Selasa (08/09/2026)

‎Ia menegaskan, dukungan masyarakat terhadap seorang calon seharusnya diwujudkan melalui sikap santun dan tetap menghormati seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkades.

Saifullah juga mengingatkan para simpatisannya agar menghormati panitia Pilkades, para bakal calon lainnya, serta seluruh masyarakat Desa Pasirsari.

‎“Jangan mudah terpancing. Kita tunjukkan bahwa pendukung Saifullah bisa menjaga keamanan, ketertiban, dan menghormati proses Pilkades,” ucapnya.

‎Menurut Saifullah, pesta demokrasi di tingkat desa seharusnya menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin secara demokratis, bukan justru menjadi pemicu terjadinya gesekan atau konflik di tengah warga.

‎Karena itu, ia berharap seluruh tahapan Pilkades Pasirsari dapat berjalan transparan, aman, tertib, dan demokratis hingga proses pemungutan suara.

‎Imbauan tersebut sekaligus menjadi pesan kepada seluruh pendukung dan simpatisannya agar tetap mengedepankan persatuan serta menjaga hubungan baik antarsesama warga.

Sebab, menurutnya, perbedaan pilihan politik dalam Pilkades hanya berlangsung selama proses demokrasi berjalan. Setelah pesta demokrasi selesai, seluruh masyarakat Desa Pasirsari akan tetap hidup berdampingan dan menjadi bagian dari satu kesatuan warga.

‎Dengan semangat kebersamaan dan kedewasaan dalam berdemokrasi, Saifullah berharap Pilkades Pasirsari 2026 dapat berlangsung damai serta menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar mendapat legitimasi dan kepercayaan dari masyarakat. (Jonta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *