Pemerintah Desa Cikedokan Apresiasi Inovasi Pengolahan Sampah Plastik Jadi BBM Karya Mahasiswa KKN UPB

0

Pemerintah Desa Cikedokan Apresiasi Inovasi Pengolahan Sampah Plastik Jadi BBM Karya Mahasiswa KKN UPB

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, mengapresiasi inovasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) yang berhasil mengembangkan alat pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan teknologi pirolisis. Kegiatan pemaparan dan demonstrasi alat tersebut berlangsung di Kantor Desa Cikedokan, Senin (3/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan cara kerja alat pirolisis sederhana yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak. Teknologi ini dinilai mudah dibuat, ekonomis, dan berpotensi menjadi solusi pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di masyarakat.

Kepala Desa Cikedokan, H. Gorin Santoso, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa atas kreativitas dan inovasi yang berhasil dikembangkan selama menjalankan pengabdian di Desa.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga membuka wawasan bahwa limbah plastik masih memiliki nilai ekonomi apabila diolah dengan teknologi yang tepat.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh adik-adik mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa. Alat yang dibuat cukup sederhana, mudah dipahami, dan memiliki potensi untuk dikembangkan oleh masyarakat. Harapan kami, inovasi seperti ini dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi penumpukan sampah plastik sekaligus memberikan manfaat ekonomi,” Ujar H. Gorin Santoso

Ia menambahkan, Pemerintahan Desa Cikedokan akan terus mendukung berbagai inovasi yang lahir dari kalangan akademisi, terutama yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Kelompok KKN Universitas Pelita Bangsa, Mukhlis Agung Wicaksono, mengatakan program tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi energi alternatif melalui teknologi tepat guna.

“Kami berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sekaligus memanfaatkan limbah plastik agar memiliki nilai ekonomi,” kata Mukhlis.

Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN UPB berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat terus menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi lingkungan serta mendukung terciptanya desa yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan. ( Rbn / Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *